CARA MENGINSTAL WINDOWS 7 DENGAN BERBAGAI CARA
1.Cara pertama yang kita gunakan untuk Menginstal Windows 7 adalah menggunakan Menggunakan Flashdisk
Persiapan sebelum melakukan penginstalan :
- Flashdisk minimal 4GB (Jangan menggunakan flashdisk USB 3.0).
- Master Windows 7 (Bisa didownload atau meminta kepada teman yang punya master windows 7).
- Segelas kopi dan cemilan (Tambahan saja hehe).
Baca terlebih dahulu syarat minimum spesifikasi untuk penginstalan windows 7 :
Tahap pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat bootable flashdisk windows 7. Proses ini akan dibantu dengan menggunakan software, dan biasanya kami menggunakan software yang bernama Rufus. Aplikasi rufus ini bisa kamu dapatkan dengan cara mendownloadnya, dan ukuran file ini sangat kecil karena tidak mencapai 1 MB. Oke setelah aplikasi ini didownload, maka langsung buka saja aplikasinya. Untuk proses lebih lengkapnya tentang pembuatan bootable-nya bisa dengan dengan membaca artikel cara membuat bootable flashdisk windows dengan aplikasi rufus. Dan semoga berhasil ya teman-teman.
- Processor: Kecepatan 1 Gigahertz (GHz).
- Memori RAM: 1 Gigabyte (GB) (32-bit) dan 2 GB (64-bit).
- Hard disk: 16 GB (32-bit) dan 20 GB (64-bit).
- Graphics card (Display): Microsoft DirectX 9 graphics device dengan WDDM driver.
- Memori Graphics (Display): 256 MB.
Tahap pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat bootable flashdisk windows 7. Proses ini akan dibantu dengan menggunakan software, dan biasanya kami menggunakan software yang bernama Rufus. Aplikasi rufus ini bisa kamu dapatkan dengan cara mendownloadnya, dan ukuran file ini sangat kecil karena tidak mencapai 1 MB. Oke setelah aplikasi ini didownload, maka langsung buka saja aplikasinya. Untuk proses lebih lengkapnya tentang pembuatan bootable-nya bisa dengan dengan membaca artikel cara membuat bootable flashdisk windows dengan aplikasi rufus. Dan semoga berhasil ya teman-teman.
Setelah proses pembuatan bootable flashdisk selesai, maka langkah selanjutnya adalah me-restart komputer. Kemudian kamu terlebih dahulu harus masuk ke sistem BIOS pada komputer atau laptop yang akan di instal ulang. Cara untuk masuk ke BIOS ini biasanya akan ada perintah untuk menekan sebuah tombol, dan setiap komputer atau laptop biasanya akan berbeda dalam proses masuk ke BIOS ini. Untuk komputer biasanya kebanyakan menekan tombol DELETE, ESC atau Insert untuk masuk ke BIOS. Dan untuk laptop biasanya menekan tombol F1, F2, F3, F5, dan F10 untuk masuk ke BIOS. Jangan khawatir, pasti akan ada petunjuknya dibagian bawah biasanya.
Setelah berhasil masuk BIOS, maka pilihlah menu BOOT. Selanjutnya akan ada tampilan seperti gambar di bawah ini. Untuk urutan booting ke-1 dan ke-2, sesuaikanlah seperti pada gambar. Dan untuk urutan booting ke-3 dan seterusnya mengikuti saja.
Selanjutnya pastikan bahwa flashdisk yang digunakan telah terbaca pada BIOS. Apabila flashdisk belum terbaca maka tampilannya seperti pada gambar di atas, dan apabila flashdisk telah terbaca maka tampilannya akan terlihat seperti pada gambar di bawah ini.
Kemudian pilih menu Exit. Dan apabila ada tampilan seperti pada gambar di bawah ini, maka pilih Yes saja.
Tampilan di atas merupakan tampilan BIOS dari laptop.
Selanjutnya laptop akan restart secara otomatis. Dan akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Kamu tidak perlu menekan tombol apapun, tunggu saja sampai selesai proses loading ini.
Selanjutnya akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini. Pada kotakTime and currency format pilihlah Indonesian (Indonesia). Lalu klik Next untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Pada tahap ini sebenarnya kamu diharuskan untuk membaca persyaratan lisensi dari pihak Microsoft. Tetapi apabila tidak dibaca juga tidak apa-apa, setidaknya kamu mengerti sedikit mengenai persyaratan lisensi dari pihak Microsoft ini.
Melanjutkan proses penginstalan, berikanlah centang pada kotak I accept the license terms dan klik tombol Next.
Pada tahap ini pilihlah pada bagian Custom (Advanced), karena kita akan melakukan penginstalan windows 7 secara keseluruhan.
Apabila komputer kamu menggunakan harddisk yang masih baru, maka tampilannya akan seperti pada gambar di bawah ini. Maka pada tahap ini, kita akan membuat beberapa partisi pada harddisk. Partisi ini digunakan untuk memudahkan user dalam menyimpan dan mengakses data pada komputer nantinya. Kami menyarankan untuk membuat minimal 2 partisi, dan bahkan kalau bisa hanya 2 partisi saja, partisi ke-1 untuk menyimpan data-data sistem operasi dan partisi ke-2 untuk menyimpan data-data peribadi kamu.
Untuk proses pembuatan partisi, kliklah terlebih dahulu Drive options (advanced).
Klik tombol New untuk melanjutkan proses pembuatan partisi.
Selanjutnya tentukan ukuran partisi ke-1 yang akan dialokasikan untuk penyimpanan data sistem operasi windows. Untuk ukuran partisi ini disesuaikan saja dengan kebutuhan kamu, dan kami menyarankan untuk membuat ukuran di atas 50GB. Setelah selesai menentukan ukuran, selanjutnya kliklah tombol Apply.
Apabila ada muncul tampilan seperti gambar di bawah ini, maka klik saja OK.
Maka sebuah partisi telah selesai kita buat, dan partisi ini akan dialokasikan untuk penyimpanan data-data sistem.
Berikutnya kita akan membuat partisi ke-2 yang akan dialokasikan untuk penyimpanan data-data pribadi kamu. Langkah-langkahnya, klik pada bagian sisa partisi ke-1 tadi (tangan 1), lalu klik tombol New.
Untuk ukuran partisi yang ke-2 ini sesuai dengan keinginan kamu saja. Pada contoh tutorial ini, kami mengalokasikan semua sisa kapasitas harddisk untuk menjadi partisi ke-2. Setelah selesai menentukan ukuran partisi, selanjutnya klik tombol Apply.
Maka 2 buah partisi telah selesai kita buat. Dan untuk lebih jelasnya bisa dengan melihat pada tampilan gambar di bawah ini.
Selanjutnya pilihlah pada bagian partisi ke-1 yang dialokasikan untuk penyimpanan data-data sistem. Klik tombol Next untuk melanjutkan proses penginstalan.
Penginstalan windows 7 sudah dimulai dan pada tahap ini membutuhkan waktu yang lumayan lama yaitu sekitar 20-30 menit. Tunggi saja proses ini sampai benar-benar selesai.
Setelah selesai tahapan penginstalan di atas, maka komputer akan restart secara otomatis.
Setelah Restart, Windows akan melanjutkan instalasinya (Finalizing Installation) secara otomatis.
Setelah Restart yang kedua kalinya, maka kamu akan menemukan bahwa proses instalasi windows 7 dengan flashdisk telah sukses.
Selanjutnya akan ada tampilan seperti pada gambar di bawah ini. Kamu akan diminta untuk mengisikan username dan nama komputer yang akan digunakan nantinya. Isikanlah sesuai dengan keinginan kamu, yang unik dan simple saja. Setelah selesai mengisikannya, maka klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.
Lewati saja tahap ini dengan langsung mengklik tombol Next.
Jika kamu menggunakan windows 7 original, maka masukkanlah Product Key yang tertera pada box windows 7 original. Tetapi jika kamu tidak mempunyai product key-nya, maka tahap ini bisa dilewati dengan cara mengklik tombol Next.
Selanjutnya kamu bebas memilih antara ke-3 opsi yang disediakan seperti pada gambar di bawah ini. Tetapi kami menyarankan agar kamu memilih pada opsi yang ke-3 (Ask me later). Takutnya apabila kamu memilih opsi yang ke-1 dan ke-2 maka windows akan melakukan update secara otomatis apabila terhubung dengan jaringan internet. Sebenarnya tidak salah jika kita memilih opsi yang ke-1 dan ke-2 ini, hanya saja saya menemukan beberapa permasalahan jika windows melakukan update secara otomatis. Jika laptop tidak support dengan update-an terbaru dari windows, maka akan meyebabkan terjadinya bluescreen. Sudah ada beberapa permasalahan seperti ini yang kami tangani.
Oleh sebab itu, untuk menghindari terjadinya bluescreen, maka pilih saja opsi yang ke-3 (Askm Me Later).
Aturlah zona waktu sesuai dengan negara Indonesia. Atur tanggal, bulan, tahun dan jam sesuai dengan jam saat ini. Setelah semua di atur dengan benar, maka selanjutnya klik tombol Next.
Tunggu proses loading masuk pada tampilan utama windows 7. Proses ini akan membutuhkan waktu beberapa menit saja, nggak lama kok.
Dan akhirnya tahap akhir telah selesai dikerjakan dan windows 7 telah diinstal dengan berhasil. Di bawah ini merupakan tampilan awal dari sistem operasi windows 7.
Mungkin itu saja tutorial menginstal windows 7 dari kami. Semoga dengan adanya penjelasan di atas, dapat memberikan pemahaman kepada teman-teman semuanya bagaimana cara melakukan penginstalan sistem operasi itu. Dan apabila masih ada langkah yang belum jelas, kami kira teman-teman dapat menanyakannya dengan berkomentar. Kotak komentar telah kami sediakan pada setiap bagian bawah atau akhir artikel.
Melanjutkan proses penginstalan, berikanlah centang pada kotak I accept the license terms dan klik tombol Next.
Pada tahap ini pilihlah pada bagian Custom (Advanced), karena kita akan melakukan penginstalan windows 7 secara keseluruhan.
Apabila komputer kamu menggunakan harddisk yang masih baru, maka tampilannya akan seperti pada gambar di bawah ini. Maka pada tahap ini, kita akan membuat beberapa partisi pada harddisk. Partisi ini digunakan untuk memudahkan user dalam menyimpan dan mengakses data pada komputer nantinya. Kami menyarankan untuk membuat minimal 2 partisi, dan bahkan kalau bisa hanya 2 partisi saja, partisi ke-1 untuk menyimpan data-data sistem operasi dan partisi ke-2 untuk menyimpan data-data peribadi kamu.
Untuk proses pembuatan partisi, kliklah terlebih dahulu Drive options (advanced).
Klik tombol New untuk melanjutkan proses pembuatan partisi.
Selanjutnya tentukan ukuran partisi ke-1 yang akan dialokasikan untuk penyimpanan data sistem operasi windows. Untuk ukuran partisi ini disesuaikan saja dengan kebutuhan kamu, dan kami menyarankan untuk membuat ukuran di atas 50GB. Setelah selesai menentukan ukuran, selanjutnya kliklah tombol Apply.
Apabila ada muncul tampilan seperti gambar di bawah ini, maka klik saja OK.
Maka sebuah partisi telah selesai kita buat, dan partisi ini akan dialokasikan untuk penyimpanan data-data sistem.
Berikutnya kita akan membuat partisi ke-2 yang akan dialokasikan untuk penyimpanan data-data pribadi kamu. Langkah-langkahnya, klik pada bagian sisa partisi ke-1 tadi (tangan 1), lalu klik tombol New.
Untuk ukuran partisi yang ke-2 ini sesuai dengan keinginan kamu saja. Pada contoh tutorial ini, kami mengalokasikan semua sisa kapasitas harddisk untuk menjadi partisi ke-2. Setelah selesai menentukan ukuran partisi, selanjutnya klik tombol Apply.
Maka 2 buah partisi telah selesai kita buat. Dan untuk lebih jelasnya bisa dengan melihat pada tampilan gambar di bawah ini.
Selanjutnya pilihlah pada bagian partisi ke-1 yang dialokasikan untuk penyimpanan data-data sistem. Klik tombol Next untuk melanjutkan proses penginstalan.
Penginstalan windows 7 sudah dimulai dan pada tahap ini membutuhkan waktu yang lumayan lama yaitu sekitar 20-30 menit. Tunggi saja proses ini sampai benar-benar selesai.
Setelah selesai tahapan penginstalan di atas, maka komputer akan restart secara otomatis.
Setelah komputer restart secara otomatis, maka flashdisk sudah bisa dicabut. Dan proses penginstalan dapat dilanjutkan tanpa menggunakan flashdisk, karena file sistem operasi windows 7 sudah dicopy pada tahap di atas atau tahap sebelumnya.
Setelah Restart, Windows akan melanjutkan instalasinya (Finalizing Installation) secara otomatis.
Setelah Restart yang kedua kalinya, maka kamu akan menemukan bahwa proses instalasi windows 7 dengan flashdisk telah sukses.
Selanjutnya akan ada tampilan seperti pada gambar di bawah ini. Kamu akan diminta untuk mengisikan username dan nama komputer yang akan digunakan nantinya. Isikanlah sesuai dengan keinginan kamu, yang unik dan simple saja. Setelah selesai mengisikannya, maka klik tombol Next untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.
Lewati saja tahap ini dengan langsung mengklik tombol Next.
Jika kamu menggunakan windows 7 original, maka masukkanlah Product Key yang tertera pada box windows 7 original. Tetapi jika kamu tidak mempunyai product key-nya, maka tahap ini bisa dilewati dengan cara mengklik tombol Next.
Selanjutnya kamu bebas memilih antara ke-3 opsi yang disediakan seperti pada gambar di bawah ini. Tetapi kami menyarankan agar kamu memilih pada opsi yang ke-3 (Ask me later). Takutnya apabila kamu memilih opsi yang ke-1 dan ke-2 maka windows akan melakukan update secara otomatis apabila terhubung dengan jaringan internet. Sebenarnya tidak salah jika kita memilih opsi yang ke-1 dan ke-2 ini, hanya saja saya menemukan beberapa permasalahan jika windows melakukan update secara otomatis. Jika laptop tidak support dengan update-an terbaru dari windows, maka akan meyebabkan terjadinya bluescreen. Sudah ada beberapa permasalahan seperti ini yang kami tangani.
Oleh sebab itu, untuk menghindari terjadinya bluescreen, maka pilih saja opsi yang ke-3 (Askm Me Later).
Aturlah zona waktu sesuai dengan negara Indonesia. Atur tanggal, bulan, tahun dan jam sesuai dengan jam saat ini. Setelah semua di atur dengan benar, maka selanjutnya klik tombol Next.
Tunggu proses loading masuk pada tampilan utama windows 7. Proses ini akan membutuhkan waktu beberapa menit saja, nggak lama kok.
Dan akhirnya tahap akhir telah selesai dikerjakan dan windows 7 telah diinstal dengan berhasil. Di bawah ini merupakan tampilan awal dari sistem operasi windows 7.
Mungkin itu saja tutorial menginstal windows 7 dari kami. Semoga dengan adanya penjelasan di atas, dapat memberikan pemahaman kepada teman-teman semuanya bagaimana cara melakukan penginstalan sistem operasi itu. Dan apabila masih ada langkah yang belum jelas, kami kira teman-teman dapat menanyakannya dengan berkomentar. Kotak komentar telah kami sediakan pada setiap bagian bawah atau akhir artikel.
menggunakan CD/DVD
2. cara mengistal windows 7 menggunakan CD/DVD
Cara Install Windows 7 adalah Langkah-langkah memasang sistem operasi windows seven pada komputer pribadi atau pc, netbook, notebook, laptop, dengan menggunakan media CD/DVD atau flashdisk. Berikut adalah cara menginstall atau install ulang windows 7, yang menjadi panduan untuk setiap edisi termasuk basic, home, professional, ultimate, 32-bit, 64-bit.
Instalasi ini disebut juga “Fresh install” atau “clean install” yaitu menghapus sistem yang ada sebelumnya secara keseluruhan tanpa tersisa, baik itu Windows XP, Linux, Windows 7 yang lama, Windows 8, atau yang lainnya, kemudian menggantinya dengan instalasi baru Windows 7. Dengan kata lain Windows 7 yang baru akan menghapus seluruh sistem pada satu partisi, termasuk virus kalo ada, maka Windows 7 yang baru tersebut benar-benar bersih dari virus.
CATATAN:
- Ini adalah instalasi Windows 7 dari awal pada laptop atau komputer.
- Instalasi baru atau menginstall ulang Windows 7 SAMA SAJA.
- Langkah-langkah instalasi berlaku untuk windows 7 edisi Basic, Home, Professional, Enterprise, Ultimate, 32-bit, 64-bit, diterapkan pada satu partisi di hard disk dan pengaturan partisi tambahan.
- Jika gambar pada tutorial ini tidak muncul, coba “refresh” halaman atau dengan menekan tombol “F5”, ini bisa dikarenakan internet yang tidak stabil atau lambat.
Persiapan Install Windows 7
Sebelum memulai instalasi Windows 7, siapkan beberapa hal di bawah ini agar memudahkan prosesnya dan dapat membantu khususnya bagi pemula:
- Spesifikasi Hardware.
- Spesifikasi hardware minimum untuk install windows.
- Ikuti link diatas jika Tidak bisa di install windows.
- Ketahui Tipe Processor 32-bit atau 64-bit.
- Driver Windows.
- Siapkan Driver: Cara mencari, download, install driver untuk windows.
- Siapkan Aplikasi atau Software penting.
- Media Instalasi.
- Menginstall windows 7 menggunakan CD/DVD atau Flashdisk seperti tutorial dibawah ini atau lihat Cara install windows 7 dengan Flashdisk.
Tips Panduan Install Windows 7
Panduan ini ditujukkan sebagai cara yang mengacu khususnya untuk menginstall Windows 7 edisiUltimate, tetapi juga akan berfungsi dengan baik untuk setiap edisi termasuk Windows 7 Professional, Windows 7 Home Premium, berlaku untuk windows 7 32-bit dan 64-bit.
Untuk memulai proses instalasi perhatikan tips berikut ini:
- Pada saat menginstall atau install ulang Windows 7, sebaiknya menghapus partisi “hard drive” utama atau “primary partition” sehingga bersih. Prosedur ini disebut sebagai “Clean Install” atau “Advanced/Custom install”.
- Untuk pilihan media instalasi, Anda akan perlu “boot” pertama dari drive CD/DVD jika menggunakan kepingan CD/DVD Windows 7 Installer atau “boot” pertama dari perangkat USB jika menggunakan Flashdisk.
- Untuk memilih “boot” atau “booting” pertama windows 7 dari CD/DVD atau flashdisk anda harus mengaturnya pada Menu BIOS yang dijelaskan selanjutnya dibawah, dan khusus untuk booting dari flashdisk, maka masukan terlebih dahulu flashdisk sebelum menyalakan komputer atau laptop.
KLIK Di Bawah ini untuk Lihat Video Singkat menginstall windows 7 dalam 5 menit.
- Nyalakan Komputer atau Laptop, kemudian masuk ke Menu “BIOS”.
Image: mulai menyalakan komputer atau laptop- Supaya bisa masuk ke MENU BIOS, SAAT menyalakan Laptop atau Komputer seperti gambar diatas, tekan terus-menerus dengan cepat tombol F2, pada beberapa laptop merk lain tekan Esc, F1, F10 atau Del Pada Komputer.
- Catatan, Pada sebagian merk laptop mungkin juga sambil menekan tombol “fn” bersamaan dengan F1/F2 dst, agar tombol tersebut berfungsi.
- Masuk ke MENU “BIOS” untuk pengaturan booting pertama.
Image: Masuk ke Menu BIOS- Gambar diatas merupakan contoh masuk ke menu “BIOS” atau “Setup Utility”, tampilan ini beraneka ragam tergantung merk.
- Cari “Boot” untuk Pengaturan “Booting” Pertama.
Image: Atur Booting pertama- Arahkan Boot Pertama Jadi CD-DVD atau Flashdisk sesuai keinginan, Tampilan ini pun beraneka ragam tergantung merk.
- Ubah “Boot” pertama pada Menu “BIOS” Ke CD/DVD atau Flashdisk, namun jika dari Flashdisk ubah “boot” pertama ke Flashdisk, ini diperlukan agar “Booting” pertama kali membaca media CD/DVD Windows 7 atau Flashdisk.
- Khusus untuk booting pertama dari flashdisk, maka harus masukan terlebih dahulu flashdisk sebelum menyalakan komputer atau laptop.
- Klik “Exit” dan kemudian “Exit Saving Changes” dengan mengklik “Yes”.
Image: Simpan pengaturan BIOS- Komputer atau Laptop akan segera “Restart” dari DVD. Jangan Lupa masukan terlebih dahulu DVD Windows 7 “Installer” ke Drive DVD, sebelum “restart”.
- Mulai Proses instalasi dari DVD Windows 7 “Installer”.
Image: Mulai instalasi- Klik Apa saja pada keyboard, misalnya klik “Enter” dan waktunya hanya 5 detik, kalo 5 detik ga di klik, proses tidak akan terjadi, harus “restart” lagi.
- Pada Langkah ini tidak melakukan apapun.
Image: loading windows - Pilih English, Klik “Next”.
Image: Pilihan Bahasa - Klik “Install Now”.
Image: install Windows 7 - Klik “I accept the license terms”, kemudian Klik “Next”.
Image: Persetujuan- Klik untuk Persetujuan instalasi.
- Proses instalasi windows 7 segera dimulai.
Image: memulai install windows 7- Pada Langkah ini, sangat penting, penting, dan penting, Klik “Custom advanced”. Langkah ini akan memproses Windows dari awal, sehingga nanti akan seperti baru, dan menghapus semua sistem yang lama.
- Atur partisi.
Image: pengaturan partisi- Pada langkah ini Penting Untuk Mengatur Partisi yang akan diinstall Windows 7 yang Baru.
- Gambar diatas merupakan contoh Laptop yang memiliki 3 Partisi, Pertama System Reserved, Kedua Windows 7 lama alias “C:”, dan Ketiga Data alias “D:”.
- Catatan, Jika pada gambar diatas pada kotak tersebut kosong, artinya hard disk tidak terbaca, maka hardisk kemungkinan rusak atau kurang bagus atau kabel ke hard disk tidak bagus atau tidak terdeteksi.
- “Delete” Partisi Sistem Windows yang lama.
Image: menghapus partisi- Dengan Delete Partisi, maka sistem Lama “C:” akan terhapus, dan My Documents pun akan terhapus seluruhnya, karena My Documents termasuk “C:”. Jadi kalo simpan Data-data dikemudian hari sebaiknya di “D:” atau “E:”.
- Arahkan kursor untuk menghapus Partisi dengan Klik “Delete”, kemudian klik OK – OK aja, sampai tampilan pada gambar berikutnya.
- Buat Partisi baru.
Image: Membuat Partisi Baru- Arahkan Kursor pada partisi yang akan diisi Windows 7 yang baru, Klik New.
- Kemudian Klik OK dan OK. Untuk diketahui, disini ada suatu nilai berapa “Byte Hard Disk”.
- Teruskan instalasi pada Partisi Baru.
Image: install windows 7 pada partisi baru- Tampilan akan seperti gambar diatas, kemudian arahkan Kursor Pada Partisi yang akan diinstall Windows 7 yang baru “Primary”, Kemudian Klik “Next”.
- Memulai Proses Instalasi.
Image: Proses Install- Proses Instalasi Benar-benar dimulai, kalo sudah sampai langkah ini anda bisa benar-benar bersantai, karena selanjutnya akan berjalan Otomatis.
- Jangan klik apapun, biarkan saja sampai restart dengan sendirinya.
- Jika Pada saat “Expanding Windows files” ada “error”, berarti memory laptop/komputer rusak, coba diulang lagi dari awal kalo “error”. Kalo lancar, Windows akan restart otomatis.
- Proses instalasi dilanjutkan otomatis, kemudian akan restart sendiri.
Image: proses copy files- Catatan, Jika menggunakan DVD tidak melakukan apapun, tapi jika menggunakan Flashdisk setelah gambar tersebut “restart” Flashdisk HARUS dicabut.
- Restart otomatis.
Image: restart otomatis- Setelah “Restart”, pada langkah ini jangan klik apapun, kalo diklik nanti mulai lagi seperti langkah di atas. Jika memakai flashdisk tidak ada gambar diatas, kan dah dicabut.
- Biarkan saja, jangan klik apapun.
Image: setup registry - Penyempurnaan instalasi lanjutan, Biarkan saja.
Image: melanjutkan install windows 7 otomatis- Menyempurnakan Proses Instalasi Windows. Biarkan saja, jangan klik apapun, kalo gerakin “mouse” atau minum kopi Boleh.
- Proses Instalasi Windows hampir selesai, dan akan “restart” otomatis, jangan klik apapun.
Image: Penyempurnaan Install windows 7 - Isi Data-data dengan memberi nama sistem windows 7.
Image: nama sistem windows 7- Isi Nama untuk Laptop, Komputer, bebas, Trus Klik “Next”.
- “Password” windows 7.
Image: pilihan membuat kata sandi- Ga usah diisi, kecuali Laptop atau komputernya ingin memakai “password”, kemudian klik “Next”.
- “Product key” windows 7, klik “Skip”.
Image: kode windows 7- Jika sudah memiliki Kode Windows 7, ketik kodenya dalam kotak tersedia, dan klik “Automatically activate Windows”. Jika belum mempunyai kode, jangan diisi apapun, Disebelah “Next” nanti ada “Skip”, jadi Klik “Skip”.
- Klik “Use recommended settings”.
Image: recommended settings - Pengaturan waktu aktual, sesuaikan waktu yang dikehendaki, kemudian klik “Next”.
Image: Pengaturan Waktu - Proses instalasi sudah selesai.
Image: Instalasi windows 7 telah selesai
Aktivasi
Bagi yang belum memasukan kode windowsnya “Product key” alias belum di aktifkan/activated, maka sempurnanya windows 7 tersebut hanya berlaku 30 hari, jika 30 hari belum di aktifkan, tampilan windows akan berubah hitam, dan jika dibiarkan kadang bisa merusak hardware Laptop atau Netbook, sebaiknya segera aktifkan Windows setelah Instalasi selesai.
kesimpulan
perbedaan mengistal sytem operasi dangan mengunakan flashdisk dan cd room terletak pada pengaturan BIOSnya pada priority,jika menggunakan flashdisk maka setting firs bootnya adalah flashdisk dan jika menggunakan CD room maka firs bootnya menggunakan CD/DVD .media instalasi dijadikan prioritas utama pada prioritas utama





























0 comments: