macam macam perangkat pada komputer
1. BIOS
Singkatan dari Basic Input/Output System. Merupakan kumpulan
informasi motherboard dan juga merupakan software berisi perintah-perintah
dasar. Fungsi utamanya adalah sebagai sarana komunikasi antara sistem operasi
dengan hardware yang terpasang pada motherboard.
2. Bus
Istilah yang menyatakan sistem aliran data yang digunakan
hardware yang terpasang pada motherboard untuk berkomunikasi dengan prosesor.
Satuan yang digunakan biasanya adalah frekuensi (Hertz) atau lebar bit data.
3. Clock Speed
Istilah ini digunakan untuk menyatakan kecepatan dari sebuah
prosesor atau komponen lainnya. Angka clock speed didapat dari perkalian
multiplier terhadap FSB. Semakin tinggi clock speed, maka semakin tinggi
kinerja yang dihasilkan oleh prosesor atau komponen hardware tersebut. Satuan
yang digunakan biasanya adalah megahertz (MHz) atau gigahertz (GHz). Biasanya
disebut juga sebagai kecepatan eksternal dari sebuah prosesor.
4. FSB
Singkatan dari Front Side Bus, yaitu bus utama yang
menghubungkan antara prosesor dengan chipset motherboard. Satuan yang digunakan
adalah megahertz (MHz).
5. Heatsink
Komponen yang diletakkan di atas prosesor. Fungsinya adalah
menyerap panas yang dihasilkan saat prosesor bekerja. Biasanya sebuah heatsink
dilengkapi sebuah kipas untuk menjaga agar suhu prosesor tetap stabil.
6. Overclocking
Suatu teknik yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja prosesor,
memori, atau kartu grafis, dengan cara meningkatkan FSB atau clock speed
komponen tersebut. Teknik ini memerlukan sebuah system pendingin khusus pada
komponen, karena menghasilkan panas berlebih, di mana panas berlebih ini dapat
merusak sistem.
– RAM (Random Access Memory), Memory adalah perangkat yang berfungsi mengolah data atau intruksi. Semakin besar memori yang disediakan, semakin banyak data maupun intruksi yang dapat mengolahnya.
RAM adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menyimpan data.RAM bersifat sementara atau data yang tersimpan dapat dihapus.lain halnya dengan ROM.ROMmempunyai fungsi yang sama dengan RAM tetapi ROM bersifat permanent atau data yang tersimpan tidak dapat dihapus.
Jenis-jenis RAM :
SRAM (Static Random Access Memory)
RAM yang digunakan sebagai memori tambahan yang tersembunyi.
EDORAM ( Extended Data Out Dynamic Random Accses Memory )
Yaitu, RAM yang kepingannya terdiri dari 72 pin dan umumnya pada PC yang menggunakan prosesor intel Pentium 1 dan AMD ke- 5 dan ke- 6.RAM jenis ini harus dipasang pada socketnya dalam jumlah genap ( minimal terdiri dari 2 keping ).Dan memiliki Bus Speed sebesar 66 Mhz atau PC 66.
SDRAM ( Synchronous Random Acces Memory )
RAM yang kemampuan kecepatannya lebih cepat daripada EDORAM dan kepingannya terdiri dari 168 pin.PCdenganprosesor intel Pentium 1, Pentium II, Pentium III, AMD ke- 5, AMD ke- 6, AMD ke- 7.Dengan memiliki Bus Speed sebesar 66 Mhz ( PC 66 Mhz ) dan PC 100 Mhz.
DDRAM ( Double Data Rate Random Acces Memory )
RAM yang hampir sama dengan SDRAM, namun memiliki kemampuan kerja yang lebih tinggi.Dengan Bus Speed sebesar 133 Mhz atau PC 133 Mhz.Umumnya digunakan pada PC dengan prosesorintel Pentium III, Pentium IV, AMD Duron, AMD Athlon.
RDRAM ( Rambus Dynamic Random Acces Memory )
RAM yang menggunakan RIMM ( Rambus In Line Memory Module ) sebagai socketnya dengan ukuran yang lebih kecil dari DIMM ( Socket yang digunakan untuk SDRAM dan DDRAM ).Dengan Bus Speed sebesar 800 Mhz.Umumnya digunakan pada PC dengan prosesor intel Pentium 1.
VGRAM ( Video Graphic Random Acces Memory )
RAM yang digunakan secara khusus pada video adapter atau video card.Yang berfungsi untuk mendukung video adapter dalam menghasilkan tampilan proses yang sedang atau yang telah berlangsung pada computer.Besarnya kapasitas VGRAM akan menentukan kualitas gambar atau tampilan yang dihasilakan oleh video adapter tersebut.
SRAM (Static Random Access Memory)
RAM yang digunakan sebagai memori tambahan yang tersembunyi.
EDORAM ( Extended Data Out Dynamic Random Accses Memory )
Yaitu, RAM yang kepingannya terdiri dari 72 pin dan umumnya pada PC yang menggunakan prosesor intel Pentium 1 dan AMD ke- 5 dan ke- 6.RAM jenis ini harus dipasang pada socketnya dalam jumlah genap ( minimal terdiri dari 2 keping ).Dan memiliki Bus Speed sebesar 66 Mhz atau PC 66.
SDRAM ( Synchronous Random Acces Memory )
RAM yang kemampuan kecepatannya lebih cepat daripada EDORAM dan kepingannya terdiri dari 168 pin.PCdenganprosesor intel Pentium 1, Pentium II, Pentium III, AMD ke- 5, AMD ke- 6, AMD ke- 7.Dengan memiliki Bus Speed sebesar 66 Mhz ( PC 66 Mhz ) dan PC 100 Mhz.
DDRAM ( Double Data Rate Random Acces Memory )
RAM yang hampir sama dengan SDRAM, namun memiliki kemampuan kerja yang lebih tinggi.Dengan Bus Speed sebesar 133 Mhz atau PC 133 Mhz.Umumnya digunakan pada PC dengan prosesorintel Pentium III, Pentium IV, AMD Duron, AMD Athlon.
RDRAM ( Rambus Dynamic Random Acces Memory )
RAM yang menggunakan RIMM ( Rambus In Line Memory Module ) sebagai socketnya dengan ukuran yang lebih kecil dari DIMM ( Socket yang digunakan untuk SDRAM dan DDRAM ).Dengan Bus Speed sebesar 800 Mhz.Umumnya digunakan pada PC dengan prosesor intel Pentium 1.
VGRAM ( Video Graphic Random Acces Memory )
RAM yang digunakan secara khusus pada video adapter atau video card.Yang berfungsi untuk mendukung video adapter dalam menghasilkan tampilan proses yang sedang atau yang telah berlangsung pada computer.Besarnya kapasitas VGRAM akan menentukan kualitas gambar atau tampilan yang dihasilakan oleh video adapter tersebut.
– Video Card, VGA singkatan dari Video Graphics Accelerator, berfungsi untuk mengolah data graphis dan ditampilkan di layar monitor, VGA juga memiliki processor yang dinamakan GPU(Graphics Processing Unit) dan membutuhkan memory juga.
Jaman sekarang motherboard yang beredar dipasaran banayk yang menggunakan VGA onboard sehingga Anda tidak perlu membeli VGA card lagi, hal ini sangat membantu untuk menghemat biaya pengeluaran.
perbedaan antara VGA OB(On Board) dengan VGA yang terpisah dengan motherboard adalah sebagai berikut :
-VGA OB tidak memiliki memory sendiri sehingga VGA OB menggunakan sebagian kapasitas RAM yang ada di dalam komputer untuk berkerja, sehingga akan membuat kinerja RAM menjadi lambat, tapi sekarang beberapa produsen motherboard sudah meluncurkan motherboard dengan VGA OB dan memiliki memory sendiri.
-VGA OB mempunyai kinerja yang lebih rendah bila dibandingkan
dengan VGA eksternal, tapi jika komputer Anda tidak terlalu digunakan untuk
bermain game terutama game 3d yang terbaru yang membutuhkan kapasitas VGA yang
lebih besar maka Anda masih bisa menganalkan VGA OB yang Anda miliki, sekarang
banyak motherboard dengan VGA OB yang bisa menandingi bahkan mengungguli
kinerja VGA eksternal
-VGA OB berbentuk lebih kecil dengan VGA eksternal, hal ini
bertujuan untuk menghemat biaya pembuatannya, ukuran kecil ini biasa disebut
dengan microATX(mATX)
– Sound
Card, Sound card diperlukan untuk mendengarkan suara hasil olahan
komputer, jika Anda ingin merakit komputer maka lebih baik membeli motherboard
yang sudah terpasang sound card didalamnya.
Kualitas Sound Card banyak dipengaruhi oleh chip DAC(Digital Analog Converter), yaitu alat yang merubah data digital menjadi analog.
Kualitas Sound Card banyak dipengaruhi oleh chip DAC(Digital Analog Converter), yaitu alat yang merubah data digital menjadi analog.
Yang perlu diperhatikan tentang sound card yaitu :
-Jenis chip
-DAC
-Playback quality; 24bit/192khz merupakan kualitas yang terbaik
-Recording:24bit/96khz adalah yang terbaik
-Respon frekuensi
-SRN Rasio 106-108dB
-Hardware acceleration yang berguna untuk mengurangi beban prosesor
-Dukungan playback 7.1 ASIO 2.0 EAX untuk games, THX untuk film,PCM/MLP(DVD)
-Koneksi yang tersedia berupa coaxial atau optikal
-Jenis chip
-DAC
-Playback quality; 24bit/192khz merupakan kualitas yang terbaik
-Recording:24bit/96khz adalah yang terbaik
-Respon frekuensi
-SRN Rasio 106-108dB
-Hardware acceleration yang berguna untuk mengurangi beban prosesor
-Dukungan playback 7.1 ASIO 2.0 EAX untuk games, THX untuk film,PCM/MLP(DVD)
-Koneksi yang tersedia berupa coaxial atau optikal
– Hard Disk, Harddisk merupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan.
Dalam sebongkah harddisk, terdapat berbagai macam ruangruang kecil (direktori, folder, subdirektori, subfolder), yang masing-masing dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Di situlah data-data diletakkan.
Ruang kecil dalam harddisk bekerja dalam logika saling tergantung (interdependent). Data/informasi dalam satu ruang kadangkala diperlukan untuk menggerakkan data/ informasi yang berada di ruang lain. Ada ruang di mana data di dalamnya tidak boleh diutak-atik atau dipindahkan ke tempat lain, ada ruang di mana kita bisa membuang dan menaruh data secara bergantian sesuai kebutuhan.
Harddisk terdiri atas beberapa komponen penting. Komponen utamanya adalah pelat (platter) yang berfungsi sebagai penyimpan data. Pelat ini adalah suatu cakram padat yang berbentuk bulat datar, kedua sisi permukaannya dilapisi dengan material khusus sehingga memiliki pola-pola magnetis. Pelat ini ditempatkan dalam suatu poros yang disebut spindle.
– Optical Disc Drive , Optical Disc Drive adalah komponen yang digunakan untuk membaca atau menulis media penyimpanan optical seperti CD ROM dan DVD ROM
Perangkat optik merupakan perangkat yang mudah digunakan. Bahkan
hampir tiap komputer, pasti memiliki perangkat optik minimal untuk membaca CD
(CD-ROM) maupun membaca DVD (DVD-ROM). Apalagi bila menggunakan burner, anda
dapat menulis data baik berupa dokumen, musik, maupun video ke dalam suatu CD
atau DVD blank.
Faktor Penting seputar Optical Drives
Kecepatan Tulis
Kecepatan Tulis pada Optical Disk menggunakan sistem penamaan
X-Ranting. Kecepatan Tulis biasanya diwakili dengan Lambang 1X -52X. 1X
mewakili 150 KB/detik, sehingga jika kita memiliki Optical Disk 40X maka
kecepatannya adalah 40 X 150 KB/detik = 6000 KB/detik.
Teknologi Anti Buffer Underrun
Untuk CD-RW dan DVD-RW masa kini sudah dilengkapi dengan
teknologi Anti Buffer Underrun. Buffer Underrun adalah kondisi dimana CD-RW
tidak menerima kontinuitas data dari komputer sehingga proses penulisan CD
terhenti dan CD menjadi rusak. Berikut ini contoh teknologi buffer underrun
dari produk Asus yang dinamakan FlextraLink.
Untuk teknologi terbaru Optical Disk sekarang sudah menggunakan
Serial ATA sebagai konektor dan bersifat Hot-Plug, sehingga dapat ditancapkan
walaupun komputer dalam keadaan hidup.
Compact Disc : CD-ROM, CD-RW
CD (Compact Disc) dan DVD (Digital Video Disc) saat ini sudah
umum digunakan di seluruh dunia karena merupakan perlengkapan standar yang dapat
diandalkan. CD dapat dengan mudah dibawa dan bahkan bisa untuk menyimpan data.
Secara umum, pengertian CD-ROM (Compact Disc Read Only Memory) adalah media
untuk menyimpan data atau informasi lainnya dalam jumlah yang sangat besar
(lebih dari 600 MegaByte). Jauh lebih besar jika kita bandingkan dengan floppy
disk (1,4 MB). CD ROM dapat diakses dan dibaca di layar, atau dicetak dari
komputer manapun yang memiliki CD-ROM player. CD dapat menyimpan informasi
dalam berbagai bentuk, seperti: teks, gambar, presentasi, slide, audio dan
video
Tipe-tipe piringan CD
Piringan CD yang sering kita lihat di pasaran terbagi menjadi
tiga yaitu CD-ROM, CD-R dan CD-RW. Masing-masing mempunyai karakteristik
sendiri.
CD-ROM (Compact Disc Read Only Memory)
Biasanya piringan CD-ROM berwarna perak. Proses pembuatannya
adalah dengan cara menaruh selembar lapisan plastik yang telah disinari oleh
sinar laser. Sinar laser itu akan membentuk semacam pit (lubang) berukuran
mikro, yang sangat kecil sekali. Lubang-lubang itu akan membentuk deretan kode
yang isinya berupa data. Sekali tercipta lubang, maka tidak bisa ditutup lagi.
Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus lagi oleh plastik cair yang berguna
sebagai pelindung dan pemantul. Semua itu prosesnya dilakukan secara bertahap
dalam suatu mesin cetakan. Alat cetakan CD-ROM bentuknya mirip cetakan kue
martabak manis dan analogi pembuatannya juga mirip seperti itu.
Sesuai dengan namanya ROM (Read Only Memory), data di dalam
CD-ROM tidak bisa dihapus sehingga CD-ROM tidak bisa dihapus atau direkam pada
alat CD Writer yang biasa kita miliki.
CD-ROM original umumnya lebih awet daripada CD-ROM bajakan.
Karena kualitas lapisan-lapisan pada CD-ROM original sangat kuat dan
berkualitas di bawah standar mutu yang dapat diandalkan. Akan tetapi tidak
tertutup kemungkinan ada pula CD-ROM bajakan yang berkualias, namun harganya
tidaklah murah.
CD-R (Compact Disc Recordable)
Piringan ini umumnya berwarna hijau, tetapi ada yang berwarna
biru, merah dan hitam. Proses pembuatannya hampir sama dengan CD-ROM, yaitu
dengan cara menaruh selembar lapisan dan plastik. Perbedaannya plastik itu
belum disinari oleh laser. Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus lagi oleh
plastik cair yang berguna sebagai pelindung dan pemantul. Lalu kapan lembaran
plastik itu akan disinari laser? Jawabannya nanti pada saat kita hendak
merekamnya. Itulah sebabnya CD-R disebut juga dengan CD-Blank karena isinya
masih kosong.
Menentukan kualitas CD-R juga sama dengan kualitas CD-ROM. Tapi
ada yang harus jadi perhatian ekstra, yaitu karena proses rekaman dilakukan
setelah CD tercetak dan ada begitu banyak CD-R yang dijual dipasaran, maka
kualitas lembaran di dalam CD-R itu harus cocok dengan CD Writernya.
CD-RW (Compact Disc Rewritable)
CD-RW adalah sebuah jenis CD yang dapat kita isi sendiri,
kemudian isinya dapat kita hapus jika diinginkan. Harga CD-RW biasanya lebih
mahal daripada CD-R.
PERKEMBANGAN OPTICAL STOREGE
DVD diperkenalkan pada tahun 1996, awalnya sebagai Digital Video
Disc. Namun, pengembangan penggunaanya lebih lanjut membuatnya lebih dikenal
sebagai Digital Versatile Disc. Secara fi sik memiliki banyak kesamaan dengan
CD, namun perbedaan kapasitasnya cukup signifi kan. Sangat wajar, mengingat DVD
adalah generasi kedua dari teknologi optical storage.
CD bersama dengan laserdisc adalah generasi pertama. Penggunaannya lebih banyak untuk music dan software/data. Keterbatasan penyimpanan data pada generasi ini membuatnya kurang ideal untuk video. Dibutuhkan permukaan yang lebar seperti laserdisc untuk optimal.
CD bersama dengan laserdisc adalah generasi pertama. Penggunaannya lebih banyak untuk music dan software/data. Keterbatasan penyimpanan data pada generasi ini membuatnya kurang ideal untuk video. Dibutuhkan permukaan yang lebar seperti laserdisc untuk optimal.
Generasi kedua mulai berkembang tahun 1990-an. Mampu menyimpan
data dengan kapasitas lebih besar. Sehingga dipandang ideal untuk kebutuhan
video sekarang. Generasi inilah yang sedang populer saat ini.
Generasi ketiga sebagian masih dalam taraf pengembangan.
Ditujukan untuk mampu menyimpan high-definition video. Kapasitasnya yang
bertambah juga memungkinkan menyimpan data jauh lebih besar, juga pemanfaatan
pada video games console dengan detail gambar yang mendekati dunia nyata.
DVD Technical Information
Seperti juga CD, DVD terdiri dari dua jenis lapisan utama. Lapisan pertama dari bahan polycarbonate plastic, lapisan kedua bertugas sebagai refl ective layer dari bahan alumu nium atau emas. Kedua lapisan tersebut digabungkan, menjadi sebuah kepingan de ngan ketebalan 1,2 mm. Data dapat diakses dari salah satu sisi (untuk single-sided) dan dari kedua sisi (pada doube-sided disc). Jika CD menggunakan teknologi laser dengan panjang gelombang 780 nm dan numerical aperture pada 0,45, bandingan dengan DVD yang sudah menggunakan panjang gelombang 650 nm dengan numerical aperture pada 0,6. Dari perbedaan panjang gelombang dan numerical aperture, didapatkan peningkatan efisiensi densisty hingga 3,5 kali. Masih ditambah dengan penggunaan coding DVD yang lebih efisien. Seperti digantinya error correction CIRC (Cross Interleaved Reed-Solomon Code) yang digunakan pada CD dengan Reed-Solomon Product Code (RS-PC) pada DVD. Keterangan tambahan lain mengenai spesifi kasi DVD dapat dilihat pada tabel. Apa Itu DVD Format?
Seperti juga CD, DVD terdiri dari dua jenis lapisan utama. Lapisan pertama dari bahan polycarbonate plastic, lapisan kedua bertugas sebagai refl ective layer dari bahan alumu nium atau emas. Kedua lapisan tersebut digabungkan, menjadi sebuah kepingan de ngan ketebalan 1,2 mm. Data dapat diakses dari salah satu sisi (untuk single-sided) dan dari kedua sisi (pada doube-sided disc). Jika CD menggunakan teknologi laser dengan panjang gelombang 780 nm dan numerical aperture pada 0,45, bandingan dengan DVD yang sudah menggunakan panjang gelombang 650 nm dengan numerical aperture pada 0,6. Dari perbedaan panjang gelombang dan numerical aperture, didapatkan peningkatan efisiensi densisty hingga 3,5 kali. Masih ditambah dengan penggunaan coding DVD yang lebih efisien. Seperti digantinya error correction CIRC (Cross Interleaved Reed-Solomon Code) yang digunakan pada CD dengan Reed-Solomon Product Code (RS-PC) pada DVD. Keterangan tambahan lain mengenai spesifi kasi DVD dapat dilihat pada tabel. Apa Itu DVD Format?
Seperti pada CD-Recordable (CD-R), DVD juga memiliki format
untuk write-once, di mana penggunaan materi dye recording layer tidak memiliki
kemampuan reversible. Namun berbeda dengan CD-R, pada teknologi DVD terdapat
lima macam format untuk write-once: DVD-R, DVD+R, DVDRW, DVD+RW, dan DVD-RAM.
Definisi berbagai format DVD yang ada
DVD Dual Layer
DVD Dual Layer adalah sebuah drive DVD yang dapat melakukan
proses baca/tulis (R&W) pada sebuah media cakram DVD khusus Dual Layer.
Teknologi DVD ini mampu menyimpan data maksimum 8.5GB, sedangkan DVD umum saat
ini hanya dapat menyimpan maks. 4.7GB saja. Dual Layer memiliki teknologi yang
dapat menyimpan data (record) dalam dua lapis penyimpanan data pada media
cakram. Untuk dapat memanfaatkan ini, kita harus memiliki DVD ROM Dual Layer dan
Cakram DVD yang mendukung Dual Layer juga. Di perangkat2 yg kita temukan
umumnya Driver dan Cakram dual layer ditulis sebagai : DVD+R DL atau DVD-R DL.
DVD-R
DVD-R merupakan tipe DVD yang hanya bisa membaca saja (Read) dan
dapat menyimpan data sebesar 4.7GB. DVD-R memiliki dua tipe yaitu DVD-R (G)
untuk pengguna umum (General), dan DVD-R (A) untuk pengguna profesional
(Authoring). Yang paling umumnya dalah DVD-R (G) dan kita kenal sebagai DVD
biasa. Media DVD-R (A) dan (G) tidak kompatibel satu sama lain karena dibuat
menggunakan tipe laser yang berbeda, tapi keduanya dapat dibaca menggunakan DVD
Player biasa.
DVD-R/W
DVD-R/W merupakan tipe DVD yang bisa melakukan fungsi baca/tulis
(R/W) dan menyimpan data sebesar 4.7GB sama seperti CD-R.
DVD-RAM
DVD-RAM merupakan tipe DVD yang umum digunakan pada Handycam
(Digital Camcoreder) saat ini. DVD ini memiliki kapasitas sama 4.7GB, tapi
umumnya memiliki cartridge dan media cakram DVD sendiri. DVD jenis ini umum
digunakan pada perangkat2 yang berhubungan dengan komputer karena memiliki
fitur-fitur tertentu yg hanya dapat dibaca pada komputer.
DVD+R
DVD+R merupakan tipe DVD yg memiliki format sama seperti DVD-R
(hanya dapat membaca), tapi dengan beberapa perbaikan fitur. Perbedaan DVD-R
dan DVD+R lebih ke arah bisnis, dimana perusahaan2 pendukung kedua tipe ini
memang berbeda dari awalnya
DVD+R/W
DVD+R/W sama seperti DVD+R tapi dengan format baca/tulis
(R/W).DVD-RW dan DVD+RW lebih mirip dengan CD-ReWriteable (CD-RW), dengan
menggunakan recording layer yang dapat diubah-ubah (phase-change recording
layer) oleh writing laser pada DVD writer drive. Kemampuan tulis ulangnya
kurang lebih sebanyak 1.000 kali.
Dengan teknologi serupa, DVD-RAM mampu ditulis ulang hingga
100.000 kali. Dilengkapi dengan hard sector, kemampuan random access, dan
beberapa dilengkapi dengan sebuah cartridge. DVD-RAM lebih tepat jika
dibandingkan layaknya sebuah harddisk pada PC, daripada dibandingkan dengan
DVD-RW ataupun DVD+RW.
Saat diperkenalkan tahun 1997, DVDR menggunakan teknologi laser
dengan panjang gelombang 635 nm dan mampu menampung data sebesar 3,95 GB pada
kepingan 12 cm. Ini dikenal sebagai DVD-R versi 1.0. Pada versi 1.9,
kapasitasnya meningkat menjadi seperti yang kita ketahui sekarang 4,7 GB.
Pembaruan tahun 2000, memisahkan antara DVD-R for Authoring dan DVD-R for
General. DVD-R Authoring tetap menggunakan teknologi laser dengan panjang
gelombang 635 nnm, dengan kapasitas terbatas pada 3,95 GB. Sedangkan, DVD-R for
General menggunakan teknologi laser dengan panjang gelombang 650nm, sama
seperti yang digunakan format DVD yang lain.
DVD-RW diperkenalkan pada tahun 1999 (versi 1.0), dengan
kapasitas 4,7 GB pada kepingan berdiameter 12 cm. Namun masih memiliki masalah
kompatibilitas. Baru pada tahun 2000 (versi 1.1) masalah ini diperbaiki.
DVD-RAM memulai debutnya pada tahun 1998. Versi 1.0 hanya
memiliki kapasitas 2,6 GB pada keping 12 cm. Kapasitasnya berkembang menjadi
4,7 GB pada versi 2.0 di tahun 1999. Alternatif keping mini berdiameter 8 cm
dengan kapasitas 1,46 GB (versi 2.1) diperkenalkan kemudian pada tahun 2000.
DVD+RW mulai dikenal di pasar luas pada tahun 2001. Dengan
kapasitas 4,7GB untuk keping berdiameter 12 cm. Saat pengembangan sempat
dikembangkan versi sebelumnya yang hanya memiliki kapasitas 3,0 GB.
Selanjutnya, pada tahun 2002 mulai diperkenalkan DVD+R.
Standardisasi ini mencakup karakteristik optical signal, susunan
fisik, metoda writing, file system, dan seterusnya. Baik sesuai dengan format
(DVD-ROM, DVD-R, DVD-RW, DVD-RAM), mapun penggunaannya yang spesifik (DVD-Video,
DVD-Audio, DVDENAV, DVD-VR, DVD-AR, DVD-SR) standardisasinya diatur DVD Forum
(dahulu dikenal dengan DVD Consortium). DVD Forum mulai terbentuk pada tahun
1995, yang terdiri dari gabu ngan manufaktur seperti Hitachi, Matsushita
Electric, Mitsubishi Electric, Pioneer, Philips Electronics, Sony, Thomson,
Time Warner, Toshiba, dan JVC.
Format DVD+R, DVD+RW dan DVD+MRW (Mount Rainier) diciptakan oleh
DVD+RW Alliance. Dimulai pada tahun 1997, terdiri dari gabungan Philips
Electronics, Hewlett-Packard, Mitsubishi Chemical, Ricoh, Sony, dan Yamaha.
Berbeda dengan CD yang menggunakan banyak “book” untuk setiap format. DVD
menggunakan standar yang lebih sederhana. Data yang terdapat pada DVD
seharusnya dapat terbaca baik dengan UDF fi lesystem maupun ISO9660 filesystem
(UDF Bridge Format).
Apa Itu Universal Disc Format (UDF)?
Standardisasi untuk UDF kali pertama dikeluarkan oleh Optical
Storage Technology Association (OSTA) pada tahun 1995. Sebuah fi le system
untuk optical storage, tidak terbatas untuk DVD saja.
Seiring perkembangannya, UDF juga terus berkembang mengikuti
zaman. Untuk DVD, versi UDF 1.02 adalah filesystem yang digunakan pada
DVD-Video, DVD-Audio dan DVD-ROM. UDF 1.5 digunakan untuk incremental writing
(multisession). Sedangkan UDF 2.0 adalah standar yang digunakan pada DVD-RW,
DVD-RAM dan DVD Video Recording (DVD-VR) format.
Perangkat Apa Saja yang Dapat Melakukan Proses Write pada Media
DVD?
Tidak hanya komponen PC, seperti pada DVD writer drive saja yang
mampu melakukan hal ini. Beberapa perangkat elektronik lainnya pun sudah mampu
melakukan hal ini. Seperti pada beberapa handycam, ataupun TiVo yang dilengkapi
kemempuan write pada media DVD. Format yang digunakan beragam, namun kebanyakan
menggunakan format berikut: DVD-R, DVD-RW, DVD+R, DVD+RW, dan DVD-RAM.
Berapa Kapasitas Sebenarnya dari Sebuah DVD?
Pengembangan media optical storage tentunya tidak berhenti
sampai di sini. Berkembangnya kebutuhan, menyebabkannya terus mengembangkan,
utamanya untuk urusan kapasitas. Berita tentang akan digunakannya penerus DVD,
yaitu Blu-Ray pada game console PlayStation 3 tentunya sudah dinanti-nantikan.
Belum lagi pengembangan HD-DVD. Apakah hanya itu saja? Penjelasan selanjutnya
akan tersedia di edisi mendatang. (Staf) Blog ini
Untuk media DVD dengan diameter 12 cm, akan memiliki kapasitas
4,7 GB untuk single-sided dan 9,4 untuk double-sided. Sedangkan dengan diameter
8 cm, akan memiliki kapasitas 1,46 GB single-sided dan 2,92 double-sided.
Tabel Speed DVD dan perbandingannya dengan Speed CD
DVD Speed Data rate Write Time Equivalent CD rate CD reading speed
1x 11.08 Mbps (1.32 MB/s) 53 min. 9x 8x-18x
2x 22.16 Mbps (2.64 MB/s) 27 min. 18x 20x-24x
4x 44.32 Mbps (5.28 MB/s) 14 min. 36x 24x-32x
5x 55.40 Mbps (6.60 MB/s) 11 min. 45x 24x-32x
6x 66.48 Mbps (7.93 MB/s) 9 min. 54x 24x-32x
8x 88.64 Mbps (10.57 MB/s) 7 min. 72x 32x-40x
10x 110.80 Mbps (13.21 MB/s) 6 min. 90x 32x-40x
16x 177.28 Mbps (21.13 MB/s) 4 min. 144x 32x-40x
DVD Speed Data rate Write Time Equivalent CD rate CD reading speed
1x 11.08 Mbps (1.32 MB/s) 53 min. 9x 8x-18x
2x 22.16 Mbps (2.64 MB/s) 27 min. 18x 20x-24x
4x 44.32 Mbps (5.28 MB/s) 14 min. 36x 24x-32x
5x 55.40 Mbps (6.60 MB/s) 11 min. 45x 24x-32x
6x 66.48 Mbps (7.93 MB/s) 9 min. 54x 24x-32x
8x 88.64 Mbps (10.57 MB/s) 7 min. 72x 32x-40x
10x 110.80 Mbps (13.21 MB/s) 6 min. 90x 32x-40x
16x 177.28 Mbps (21.13 MB/s) 4 min. 144x 32x-40x
Blu-ray
Kapasitas penyimpanan disk DVD (4.7 GB untuk single layer, dan
8.5 untuk dual layer) tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan konten video
berkualitas tinggi seperti HDTV digital video dan DTS digital audio. Oleh
karena itu, produsen perangkat penyimpanan optik mulai mengembangkan teknologi
blu-ray generasi mendatang. Blu-ray menggunakan teknologi 405 nm blu-ray laser.
Karena panjang gelombang yang pendek dan fokus yang akurat, maka lebih banyak
konten yang dapat disimpan dalam satu disc. Blu-ray memiliki kapasitas sekitar
25 GB untuk single layer dan sekitar 50 GB untuk double layer. Selain itu,
terdapat pula teknologi AES (Advanced Encryption Standard) 128-bit untuk
pengamanan konten digital.
HD-DVD (discontinue)
Teknologi HD-DVD yang dipelopori
oleh Toshiba adalah perbaikan dari arsitektur DVD yang ada saat ini. Laser yang
digunakan adalah 405 nm blu-ray laser (sama dengan blu-ray). Kapasitas yang
didukung lebih kecil dari blu-ray, yaitu 15 GB untuk single layer dan 30 GB
untuk dual layer. Persaingan HD-DVD dan Blu-ray sudah berakhir dengan keputusan
Toshiba untuk tidak mengeluarkan produk HD-DVD

– Monitor, Monitor atau sering kita sebut Layar tampilan Komputer. Istilah monitor biasanya digambarkan pada sebuah kotak layar yang dapat menampilkan sesuatu dari komputer. Selain itu pula istilah monitor terkadang digambarkan untuk menilai kemampuan grafis.
Ada banyak cara untuk menggolongkan monitor. Tetapi cara yang paling sering digunakan adalah dengan melihat kemampuan dari warna yang dihasilkan monitor tersebut. Minitor dapat di bagi menjadi 3 kelas, diantaranya :
– Monitor, Monitor atau sering kita sebut Layar tampilan Komputer. Istilah monitor biasanya digambarkan pada sebuah kotak layar yang dapat menampilkan sesuatu dari komputer. Selain itu pula istilah monitor terkadang digambarkan untuk menilai kemampuan grafis.
Ada banyak cara untuk menggolongkan monitor. Tetapi cara yang paling sering digunakan adalah dengan melihat kemampuan dari warna yang dihasilkan monitor tersebut. Minitor dapat di bagi menjadi 3 kelas, diantaranya :
# monochrome: Monitor Monokrom biasanya menampilkan dua warna,
warna background dan satu lagi adalah warna foreground. Warna tersebut adalah
warna hitam dan putih, hijau dan hitam dan Kuning dan hitam.
# gray-scale : Gray Scale monitor adalah jenis special dari
monitor monochrome yang dapat menampilkan bayangan ungu yang berbeda.
# Color : Monitor Color adalah monitor berwarna yang memiliki 16
hingga 1 juta warna yang berbeda. Monitor berwarna ini terkadang disebut monitor
RGB karena monitor tersebut dapat menerima 3 sinyal yang berbeda, Merah (Red),
Hijau (Green) dan Biru(Blue).
Setelah mengetahui penjelasan diatas, aspek paling penting dari
sebuah monitor adalah ukuran atau sering kita kenal dengan istilah screen atau
ukuran layar. Seperti sebuah televisi, ukuran layar adalah perbandingkan lebar
dalam satuan inci. Jarak antara satu sudut dengan sudut berlawanan lainnya.
Pada umumnya ukuran minimal dari sebuah layar monitor adalah 14 inci, Sedangkan
untuk monitor yang berkukuran 16 inci atau bahkan lebih sering disebut dengan
monitor yang berlayar penuh. Selain itu berdasarkan ukuran, monitor pula dapat
berbentuk portrait atau ukuran tinggi lebih besar dibandingkan dengan ukuran
lebar atau dalam bentuk landscape ukuran lebar lebih besar dibandingkan ukuran
tinggi. Monitor landscape dapat menampilkan dua halaman penuh yang saling
berdampingan satu sama lain.
Resolusi dari monitor mengidentifikasikan seberapa padat pixel
yang ada, Pada umumnya, semakin banyak pixel (sering di ungkapkan dengan titik
per inci), semakin tajam hasil gambar yang dapat ditampilkan. Banyak monitor
saat ini sudah dapat menampilkan 1024 hingga 764 pixels, untuk penggunaan kartu
grafis standar. Beberapa model monitor high end sudah dapat menampilkan 1289
hingga 1024, atau bahkan 1600 hingga 1200 pixel.
Selain itu ada beberapa cara umum lainnya yang dapat dilakukan untuk menggolongkan monitor, yaitu dengan berdasarkan istilah pada tipe sinyal yang diterima oleh monitor tersebut, apakah itu analog ataukah digital. Kebanyakan monitor saat ini menerima sinyal analog, yang mensyaratkan penggunaan VGA, SVGA, 8514/A dan beberapa resolusi pewarnaan standar lainnya.
Sedikit monitor yang memiliki frekwensi yang tetap, yang berarti bahwa monitor tersebut hanya menerima inputan hanya pada satu frekwensi. Kebanyakan monitor adalah “Multiscanning” yang berarti bahwa monitor tersebut secara otomatis menyesuaikan pada frekwensi sinyal yang mereka terima. Dan hal itu menandakan bahwa monitor tersebut dapat menampilkan gambar dengan resolusi yang berbeda, tergantung dari data yang mereka terima dari video adapters.
Selain itu ada beberapa cara umum lainnya yang dapat dilakukan untuk menggolongkan monitor, yaitu dengan berdasarkan istilah pada tipe sinyal yang diterima oleh monitor tersebut, apakah itu analog ataukah digital. Kebanyakan monitor saat ini menerima sinyal analog, yang mensyaratkan penggunaan VGA, SVGA, 8514/A dan beberapa resolusi pewarnaan standar lainnya.
Sedikit monitor yang memiliki frekwensi yang tetap, yang berarti bahwa monitor tersebut hanya menerima inputan hanya pada satu frekwensi. Kebanyakan monitor adalah “Multiscanning” yang berarti bahwa monitor tersebut secara otomatis menyesuaikan pada frekwensi sinyal yang mereka terima. Dan hal itu menandakan bahwa monitor tersebut dapat menampilkan gambar dengan resolusi yang berbeda, tergantung dari data yang mereka terima dari video adapters.
Bebebrapa faktor yang mempengaruhi kualitas dari sebuah monitor
adalah sbb :
# bandwidth : Jarak frekwensi sinyal yang dapat di atasi oleh
monitor. Hal ini di tentukan dari seberapa banyak data yang dapat di proses,
dan selain itu sebebrapa cepat monitor tersebut dapat memproses resolusi yang
tinggi.
# refresh rate : Seberapa kali persatuan detik layar dapat di
“refresh”. Untuk menghindari adanya kejapan, maka proses refresh setidaknya
harus 72 Hz.
# interlaced or noninterlaced: Interlacing adalah teknik yang
dapat dilakukan oleh monitor untuk memiliki resolusi yang lebih, tetapi hal itu
dapat mengurangi kecepatan reaksi pada monitor.
# dot pitch : Jumlah ruang antara pixel. Semakin kecil dot
pitch, maka akan semakin tajam warna yang dihasilkan.
# convergence: Kejernihan dan ketajaman akan setiap pixel.
– Keyboard, Keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri dari tombol-tombol untuk mengetikan kalimat dan symbol-simbol khusus lainnya pada computer.Jumlah seluruh tombol pada keyboard ada 104 tombol.Keyboard mempunyai kesamaan bentuk dan fungsi dengan mesin ketik.
Keyboard dibedakan menjadi 4, yaitu:
a.Keyboard Serial
Menggunakan Din 5 male dan biasanya digunakan pada computer tipe
At
b. Keyboard PS/2
Biasanya digunakan pada computer tipe ATX dan paling banyak digunakan, portnya sama dengan mouse.
Biasanya digunakan pada computer tipe ATX dan paling banyak digunakan, portnya sama dengan mouse.
c. Keyboard wirelless
Keyboard tipe ini tidak menggunakan kabel sebagai penghubung koneksi yang digunakan infra red,wifi ataupun Bluetooth.
Keyboard tipe ini tidak menggunakan kabel sebagai penghubung koneksi yang digunakan infra red,wifi ataupun Bluetooth.
d. Keyboard USB
Komputer terbaru saat ini sudah menggunakan jenis konfistor USB yang menjamin menstransfer data yang lebih cepat.
Komputer terbaru saat ini sudah menggunakan jenis konfistor USB yang menjamin menstransfer data yang lebih cepat.
Struktur tombol pada keyboard
Dari sisi tombol yang digunakan, keyboard memiliki perkembangan
yang tidak terlalu pesat sejak ditemukan pertama kali. Yang terjadi hanyalah
penambahan – penambahan beberapa tombol bantu yang lebih mempercepat pembukaan
aplikasi program.
Secara umum, struktur tombol pada
keyboard terbagi atas 4, yaitu:
Tombol Ketik (typing keys)
Tombol ketik adalah salah satu bagian dari keyboard yang berisi huruf dan angka serta tanda baca.
Secara umum, ada 2 jenis susunan huruf pada keyboard, yaitu tipe QWERTY dan DVORAK. Namun, yang terbanyak digunakan sampai saat ini adalah susunan QWERTY.
Numeric Keypad
Numeric keypad merupakan bagian khusus dari keyboard yang berisi angka dan sangat berfungsi untuk memasukkan data berupa angka dan operasi perhitungan. Struktur angkanya disusun menyerupai kalkulator dan alat hitung lainnya.
Tombol Fungsi (Function Keys)
Tahun 1986, IBM menambahkan beberapa tombol fungsi pada keyboard standard. Tombol ini dapat dipergunakan sebagai perintah khusus yang disertakan pada sistem operasi maupun aplikasi.
Tombol kontrol (Control keys)
Tombol ini menyediakan kontrol terhadap kursor dan layar. Tombol yang termasuk dalam kategori ini adalah 4 tombol bersimbol panah di antara tombol ketik dan numeric keypad, home, end, insert, delete, page up, page down, control (ctrl), alternate (alt) dan escape (esc).

– Mouse, berfungi untuk mengarahkan pointer pada layar monitor komputer Anda.
Tombol Ketik (typing keys)
Tombol ketik adalah salah satu bagian dari keyboard yang berisi huruf dan angka serta tanda baca.
Secara umum, ada 2 jenis susunan huruf pada keyboard, yaitu tipe QWERTY dan DVORAK. Namun, yang terbanyak digunakan sampai saat ini adalah susunan QWERTY.
Numeric Keypad
Numeric keypad merupakan bagian khusus dari keyboard yang berisi angka dan sangat berfungsi untuk memasukkan data berupa angka dan operasi perhitungan. Struktur angkanya disusun menyerupai kalkulator dan alat hitung lainnya.
Tombol Fungsi (Function Keys)
Tahun 1986, IBM menambahkan beberapa tombol fungsi pada keyboard standard. Tombol ini dapat dipergunakan sebagai perintah khusus yang disertakan pada sistem operasi maupun aplikasi.
Tombol kontrol (Control keys)
Tombol ini menyediakan kontrol terhadap kursor dan layar. Tombol yang termasuk dalam kategori ini adalah 4 tombol bersimbol panah di antara tombol ketik dan numeric keypad, home, end, insert, delete, page up, page down, control (ctrl), alternate (alt) dan escape (esc).
– Mouse, berfungi untuk mengarahkan pointer pada layar monitor komputer Anda.
Dengan keberadaan mouse maka akan memudahkan kita untuk mengatur
posisi pointer sesuai dengan keinginan kita dengan cepat. Ciri-ciri sebuah
mouse yang bagus adalah memiliki sensitifitas yang amat tinggi dan tidak
memerlukan perawatan yang rumit (biasnya mouse optic dan wireless yang memiliki
persyaratan ini, jangan menggunakan mouse manual yang harus rutin dibersihkan
untuk menghilangkan debu).
– Power Supply, Power Supply Unit (PSU) berfungsi untuk mengubah tegangan listrik (AC 220/230/240 V, 110/120 V) agar bisa digunakan oleh computer (DC 3,3 V, 5 V, 12 V). Besarnya listrik yang mampu ditangani power supply ditentukan oleh dayanya dan dihitung dengan satuan Watt.
Power Supply adalah sebuah perangkat yang ada di dalam CPU yang
berfungsi untuk menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan computer.
Perangkat ini memiliki 5 connector atau lebih, yang dapat
disambungkan keberbagai peralatan seperti :
• Motherboard
• Harddisk
• Floppy Disk Drive
• CD – ROM
• Motherboard
• Harddisk
• Floppy Disk Drive
• CD – ROM
Power supply yang berkualitas kurang baik dapat menghasilkan
tegangan DC yang tidak rata dan banyak riaknya (ripple). Jika digunakan dalam
jangka waktu yang cukup lama akan menyebabkan kerusakan pada komponen computer,
misalnya Harddisk.
Salah satu komponen penting pada power supply adalah pendingin
(cooling). Dilengkapi dengan minimal sebuah kipas.
Konektor 20 pin ATX
20 pin konektor ATX yang memasukkan ke dalam sebuah motherboard atx. Jika motherboard Anda memiliki slot untuk 20 pin konektor yang diperlukan untuk Motherboard.
20 pin konektor ATX yang memasukkan ke dalam sebuah motherboard atx. Jika motherboard Anda memiliki slot untuk 20 pin konektor yang diperlukan untuk Motherboard.
Konektor 24 pin ATX
Beberapa motherboard memerlukan 24 pin ATX Connector. Daya pada power supply 430W dan 500W, baik dengan 20 dan 24 pin konektor.
Beberapa motherboard memerlukan 24 pin ATX Connector. Daya pada power supply 430W dan 500W, baik dengan 20 dan 24 pin konektor.
Molex Connector
Ini adalah IDE konektor yang pasokan daya ke hard drive dan cdroms.
Ini adalah IDE konektor yang pasokan daya ke hard drive dan cdroms.
Konektor floppy
The 4 pin konektor floppy pasokan daya ke floppy drive yang dapat di komputer Anda.
The 4 pin konektor floppy pasokan daya ke floppy drive yang dapat di komputer Anda.
Konektor Aux
Look pada motherboard dan lihat apakah ada slot yang menerima 6 pin konektor Aux. Jika ada slot untuk itu maka kemungkinan anda akan membutuhkannya.
Look pada motherboard dan lihat apakah ada slot yang menerima 6 pin konektor Aux. Jika ada slot untuk itu maka kemungkinan anda akan membutuhkannya.
Konektor SATA
Hard drive dan perangkat lain dengan konektor sata. Jika Anda memiliki perangkat komputer dengan koneksi sata maka anda yang membutuhkan power supply dengan konektor sata. Salah satunya adalah XPower 550 Watt Power Supply.
Hard drive dan perangkat lain dengan konektor sata. Jika Anda memiliki perangkat komputer dengan koneksi sata maka anda yang membutuhkan power supply dengan konektor sata. Salah satunya adalah XPower 550 Watt Power Supply.
– Casing , berfungsi sebagai tempat kita meletakkan atau menempelkan motherboard, power supply, optical disc drive, hard disk, dan lain sebagainya. Casing komputer ini dibedakan berdasarkan ukurannya yang sering disebut juga sebagai form factor (seperti ATX dan Micro ATX) dimana form factor ini mengacu kepada form factor motherboard yang didukungnya.
– LAN Card
– Modem

0 comments: